5 Hal tentang Depresi Usai Melahirkan Ini yang Harus Wanita Tahu

Administrator 1      2017-04-27 23:17:18      638 Kali Dilihat     

Wanita harus Tahu

Liputan6.com, Jakarta Jumlah ibu baru yang mengalami depresi usai melahirkan(postpartum depression) lebih banyak dari yang kita kira. 

Sekitar 10 persen ibu baru melahirkan mengalami sebuah kondisi yang membuatnya enggan berdekatan dengan bayi yang dilahirkannya. Para ibu merasa sedih, kerap menangis tanpa alasan jelas, sulit tidur, sulit konsentrasi, dan mengalami perubahan suasana hati yang cepat sekali.

Berbeda dengan baby blues yang hanya berlangsung beberapa hari atau minggu, depresi usai melahirkan terjadi lebih panjang. Penting sekali bagi ibu dan orang-orang di sekitarnya mengetahui hal ini, sehingga bisa memberikan perawatan yang tepat.

Berikut lima hal penting tentang depresi usai melahirkan seperti dikutip dari situs FitDay, Rabu (29/3/2017).

1. Tidak semua ibu baru melahirkan merasakan pengalaman sama

Gejala depresi usai melahirkan pada satu ibu dengan ibu lain bisa berbeda. Beberapa ibu merasakan sedih dan sering menangis tanpa sebab, tapi yang lain merasa cemas berlebihan.

Ada juga yang merasa ada yang salah dengan otaknya. Dan, tidak sedikit pula yang merasa merasa tidak menjadi diri sendiri.

2. Dukungan akan memberikan perubahan baik

Dukungan dari orang di sekitar seperti suami, orangtua, atau mertua akan membantu ibu baru melahirkan ini menjalani masa sulit. Tak perlu takut meminta bantuan mereka.

Jika ibu mencoba menyelesaikan sendiri, bisa memicu kondisi depresi usai melahirkan yang makin membahayakan. Si ibu makin kewalahan menghadapinya selain itu juga merasa terisolasi secara sosial.

3. Cari bantuan medis

Dalam banyak kasus, obat-obatan dibutuhkan bagi ibu yang mengalami depresi usai melahirkan tingkat berat. Tidak perlu merasa malu pergi ke dokter spesialis kesehatan jiwa untuk mendapatkan bantuan.

Ini semua dilakukan bukan hanya untuk si ibu, tapi juga buah hati yang membutuhkannya.

4. Olahraga

Olahraga terbukti mampu meningkatkan suasana hati. Mencoba lebih aktif secara fisik, misalnya berjalan-jalan ke taman bersama ibu mertua atau suami setiap pagi.

Sinar matahari membuat suasana hati seseorang lebih baik.

5. Sediakan waktu untuk diri sendiri

Seabrek tugas menjadi seorang ibu sekaligus istri bisa membuat wanita kewalahan. Tidak perlu merasa bersalah untuk memiliki waktu bagi diri sendiri.